Dody Hanggodo: Pilih Produktif untuk Rakyat

Penulis: Redaksi
Senin, 14 September 2026 | 20:28:32 WIB

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan arah kebijakan pengelolaan birokrasi di kementeriannya secara lugas.

Di tengah pilihan antara mempertahankan zona nyaman atau mendorong budaya kerja yang berorientasi pada hasil, ia memilih opsi kedua demi memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lebih efektif.

Ia menilai bahwa pola kerja birokrasi yang terjebak pada ritme formalitas dan kenyamanan semata sudah tidak relevan dengan target pembangunan nasional.

Kementerian PU membutuhkan aparatur yang responsif, adaptif, dan siap bekerja secara terukur.

"Antara birokrasi yang sekadar nyaman atau birokrasi yang produktif, pilihan saya tegas: kita harus memilih produktif. Pembangunan infrastruktur itu dampaknya nyata untuk rakyat, jadi tidak boleh ada lagi kerja yang santai hanya demi menjaga kenyamanan segelintir pihak," ujar Dody saat ditemui di Jakarta.

Langkah ini direalisasikan melalui penataan ulang indikator kinerja utama di lingkungan Kementerian PU.

Dody mendorong penerapan sistem evaluasi berbasis output dan dampak, sehingga setiap program kerja dan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Pemangkasan alur birokrasi yang berbelit-belit serta efisiensi proses perizinan proyek juga menjadi fokus utamanya.

Menurut Dody, birokrasi yang produktif ditandai dengan kecepatan pengambilan keputusan tanpa mengabaikan ketelitian dan regulasi yang berlaku.

"Peralihan dari zona nyaman menuju budaya kerja produktif pasti memunculkan tantangan internal. Namun, seluruh ASN Kementerian PU harus memiliki mentalitas melayani dan berani keluar dari rutinitas yang monoton agar akselerasi proyek dapat tercapai," tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan pengawasan internal dan integrasi sistem digital akan terus diperluas untuk mendukung iklim kerja yang objektif.

Hal ini diharapkan dapat memberikan penghargaan yang adil bagi pegawai berprestasi sekaligus memberikan ketegasan bagi yang tidak memenuhi target.

Dengan menetapkan orientasi pada produktivitas, Dody optimistis Kementerian PU mampu mengakselerasi penuntasan berbagai proyek strategis secara tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.

Reporter: Redaksi