KCIC Ubah Jadwal Kerete Cepat Whoosh Sementara Dampak Proyek Rel Lintas Padalarang–Tegalluar
- Sabtu, 21 Februari 2026
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan perubahan sementara pola operasional kereta cepat Whoosh yang kini diterapkan seluruh jadwal perjalanannya. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pelaksanaan pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt yang membentang tepat di atas lintasan kereta cepat Whoosh pada ruas Padalarang–Tegalluar Summarecon, yang telah berjalan sejak Selasa, 18 Februari 2026 lalu.
Penyesuaian Operasional Kereta Cepat Whoosh Selama Pekerjaan Teknik
Penyesuaian yang diberlakukan mencakup perubahan jumlah dan waktu layanan harian Whoosh. Selama masa pemindahan kabel berlangsung, perjalanan kereta cepat ini kini disesuaikan menjadi antara 42 hingga 56 perjalanan setiap harinya. Rangkaian perjalanan yang baru mengatur keberangkatan pertama dari Stasiun Halim setiap hari pada pukul 07.25 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pada pukul 07.35 WIB. Sementara itu, keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim ditetapkan pada pukul 20.00 WIB, dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pada pukul 20.05 WIB.
Baca Juga
Menurut KCIC, penyesuaian ini merupakan langkah yang diambil untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan teknis di atas jalur serta menjaga kelancaran operasi kereta cepat tanpa menimbulkan gangguan yang bisa berdampak lebih luas pada penumpang.
Imbauan bagi Penumpang untuk Cermati Jadwal Tiket yang Dipesan
KCIC secara khusus mengimbau seluruh calon penumpang yang telah memesan tiket Whoosh untuk memperhatikan kembali jadwal perjalanan yang tertulis pada tiket mereka. Perubahan jadwal ini diterapkan demi memastikan keselamatan operasional dan menghindarkan adanya kekeliruan waktu saat keberangkatan. Penumpang diharapkan menyesuaikan waktu keberangkatan menuju stasiun sesuai jadwal baru yang berlaku.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama di tengah pelaksanaan kerja teknis ini. Penyesuaian jadwal pun dilakukan sebagai bentuk antisipatif terhadap potensi risiko yang dapat timbul akibat pekerjaan SUTT yang berada di atas jalur operasional Whoosh.
Lebih jauh, Eva mengatakan bahwa sepanjang proses pemindahan kabel tersebut, SOP (Standar Operasional Prosedur) ketat tetap diberlakukan untuk menjaga agar perjalanan kereta cepat dapat berlangsung dengan aman dan terkendali tanpa menimbulkan hambatan bagi pengguna jasa.
Dampak Perubahan Jadwal dan Upaya KCIC Menjaga Layanan Efisien
Meski perubahan jadwal ini bersifat sementara, KCIC memastikan tiket untuk jadwal operasional terbaru telah tersedia melalui kanal resmi penjualan. Penumpang disarankan memeriksa ulang jadwal pada tiket mereka sebelum melakukan perjalanan, agar tidak terjadi kekeliruan terkait waktu keberangkatan maupun kedatangan. KCIC juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan akibat perubahan ini.
Perusahaan menyatakan bahwa kegiatan penyesuaian ini akan berakhir setelah pekerjaan pemindahan kabel SUTT rampung sepenuhnya. Pada saat itu jadwal perjalanan Whoosh akan kembali ke skema operasional normal seperti yang telah berlaku sebelumnya.
Respons Penumpang dan Prospek Operasional Whoosh Pasca-Penyesuaian
Sejumlah pengguna kereta Whoosh telah menunjukkan antusiasme tinggi pada layanan ini sejak diluncurkan, dengan tingkat penumpang yang sempat mencatat ribuan per hari saat periode libur panjang dan perayaan tertentu. Lonjakan jumlah penumpang menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi cepat ini.
KCIC berharap perubahan sementara dalam jadwal perjalanan ini tidak akan menurunkan minat masyarakat dalam memanfaatkan Whoosh. Upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama pelepasan kabel atas lintasan diharapkan bisa berdampak positif terhadap persepsi publik dalam jangka panjang.
Secara keseluruhan, meski terdapat penyesuaian operasional, Whoosh tetap berkomitmen memberikan layanan optimal bagi para penumpang melalui koordinasi yang efektif antara pihak internal dan pihak teknis yang menangani pemindahan kabel tersebut.
Fery
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kesiapan Pasokan Gas Elpiji 3 Kg Jateng-DIY Sambut Lonjakan Permintaan Ramadan
- Sabtu, 21 Februari 2026
Pemerataan PAUD di Desa Jadi Kunci Membangun SDM Unggul dan Berdaya Saing
- Sabtu, 21 Februari 2026
Kementerian ESDM Tegaskan Impor Energi AS Tak Ganggu Kemandirian Energi Nasional
- Sabtu, 21 Februari 2026
Kementerian ESDM Tetapkan Harga Bioetanol Februari 2026 Rp 8.019 per Liter
- Sabtu, 21 Februari 2026
Berita Lainnya
Pemerataan PAUD di Desa Jadi Kunci Membangun SDM Unggul dan Berdaya Saing
- Sabtu, 21 Februari 2026
Kementerian ESDM Tegaskan Impor Energi AS Tak Ganggu Kemandirian Energi Nasional
- Sabtu, 21 Februari 2026
Kementerian ESDM Tetapkan Harga Bioetanol Februari 2026 Rp 8.019 per Liter
- Sabtu, 21 Februari 2026
Pemerintahan Pramono-Rano Fokus Perkuat Infrastruktur, Transportasi dan Ruang Hijau Jakarta
- Sabtu, 21 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Tips Terbaru Agar Nafas Tetap Segar Saat Berpuasa di Bulan Ramadan
- 21 Februari 2026
3.
4.
Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Ramadhan, Syafaat di Hari Kiamat
- 21 Februari 2026







