Sidak Sembako di Pekalongan Guna Tekan Inflasi Jelang Ramadhan

Sidak Sembako di Pekalongan Guna Tekan Inflasi Jelang Ramadhan
Sidak Sembako di Pekalongan Guna Tekan Inflasi Jelang Ramadhan

JAKARTA - Langkah proaktif mulai diambil oleh jajaran pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Di Kota Pekalongan, pengawasan terhadap arus distribusi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok kini menjadi prioritas utama. Melalui kegiatan inspeksi mendadak di pusat-pusat perbelanjaan tradisional, pemerintah berupaya memetakan potensi lonjakan harga sejak dini. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa harus terbebani oleh ketidakpastian harga pangan yang sering kali merangkak naik akibat spekulasi pasar maupun kendala pasokan.

Aksi Cepat Tim Pengawas di Pasar Grogolan

Guna memastikan kondisi riil di lapangan, otoritas terkait di Kota Pekalongan langsung terjun ke titik-titik krusial perdagangan. Suasana di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada Kamis tampak berbeda dengan kehadiran para petugas yang menyisir kios-kios pedagang. Petugas Tim Pengawas Barang Beredar melakukan pendataan barang sembako saat sidak harga sembako di pasar tersebut untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika harga yang terjadi di tingkat pengecer.

Baca Juga

Bapanas Gelar GPM di 514 Kabupaten/Kota, Amankan Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan 1447 H

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bagian dari mekanisme kontrol sosial-ekonomi yang ketat. Para petugas secara cermat mencatat setiap perubahan harga pada komoditas utama yang menjadi tulang punggung konsumsi rumah tangga selama bulan puasa. Dengan pendataan yang akurat, pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran jika ditemukan adanya anomali harga yang tidak wajar.

Fokus Komoditas Utama dan Pemetaan Lonjakan Harga

Dalam inspeksi tersebut, perhatian tim pengawas terfokus pada sejumlah barang kebutuhan pokok yang tingkat permintaannya diprediksi akan melonjak tajam dalam waktu dekat. Tim Pengawas Barang Beredar Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pekalongan melakukan sidak harga sembako seperti beras, telur, gula, minyak dan lainnya. Kelompok barang inilah yang sering kali menjadi pemicu utama fluktuasi inflasi di tingkat daerah.

Pendataan yang dilakukan mencakup perbandingan harga antara minggu sebelumnya dengan kondisi saat ini. Melalui pemantauan pada beras, telur, dan minyak goreng, pemerintah ingin memastikan bahwa rantai pasokan dari distributor hingga ke tangan pedagang pasar tetap berjalan lancar tanpa ada hambatan logistik maupun indikasi penimbunan yang dapat merugikan konsumen.

Misi Pengendalian Inflasi Daerah di Tahun 2026

Target utama dari pengawasan ketat ini adalah menjaga daya beli masyarakat Pekalongan agar tetap stabil. Fluktuasi harga pangan yang tidak terkendali merupakan ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Oleh karena itu, sidak ini bertujuan untuk pendataan lonjakan harga menjelang bulan Ramadhan 2026 dengan harapan dapat menekan laju inflasi.

Laju inflasi yang terjaga akan memberikan dampak positif bagi sirkulasi ekonomi di Kota Pekalongan secara keseluruhan. Jika kenaikan harga dapat dimitigasi sejak dini, maka beban ekonomi warga saat memasuki bulan suci dapat diminimalisir. Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dindagkop-UKM berkomitmen untuk terus mengawal pergerakan harga ini hingga hari raya Idul Fitri mendatang, demi terciptanya iklim perdagangan yang sehat dan kondusif.

Harapan bagi Pedagang dan Konsumen di Pekalongan

Melalui sidak ini, pemerintah juga memberikan pesan secara implisit kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak di atas kewajaran. Transparansi harga menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan konsumen. Hasil pendataan dari Pasar Grogolan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi di tingkat pimpinan daerah untuk menentukan apakah perlu dilakukan intervensi pasar, seperti penyelenggaraan pasar murah atau operasi pasar dalam waktu dekat.

Upaya yang dilakukan oleh Tim Pengawas Barang Beredar ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi warga Kota Pekalongan. Dengan pengawasan yang intensif, diharapkan tidak ada lonjakan harga yang ekstrem, sehingga stabilitas pangan di Jawa Tengah, khususnya di Pekalongan, tetap solid dalam menyambut Ramadhan 2026. Kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan kesadaran masyarakat dalam berbelanja secara bijak menjadi modal utama dalam memenangkan perang melawan inflasi di momen hari besar keagamaan ini.

David

David

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Lengkap Pelni KM Labobar Februari-Maret 2026 Terbaru

Jadwal Lengkap Pelni KM Labobar Februari-Maret 2026 Terbaru

Update Terbaru Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 13 Februari 2026 Lengkap

Update Terbaru Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 13 Februari 2026 Lengkap

Jadwal Resmi One Way Mudik Lebaran 2026 Ditetapkan Pemerintah

Jadwal Resmi One Way Mudik Lebaran 2026 Ditetapkan Pemerintah

Pemerintah Targetkan Volume DMO Batubara 75 Juta Ton Tahun 2026

Pemerintah Targetkan Volume DMO Batubara 75 Juta Ton Tahun 2026

Jadwal Lengkap Pencairan THR Lebaran 2026 ASN dan Swasta

Jadwal Lengkap Pencairan THR Lebaran 2026 ASN dan Swasta