Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite di Batam Kembali Normal, Stok Tersedia 109 Persen dari Kebutuhan Harian
BATAM — Gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU Batam akibat pemeliharaan mobil tangki kini telah teratasi. Pertamina Patra Niaga memastikan operasional distribusi telah berjalan normal kembali dan stok aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa persediaan di Integrated Terminal (IT) Batam dan Integrated Terminal (IT) Tanjung Uban dalam kondisi mencukupi. "Alhamdulillah stok di Integrated Terminal (IT) Batam dan Integrated Terminal (IT) Tanjung Uban tersedia dan mencukupi," ujarnya saat dihubungi di Batam, Kamis.
Stok Pengaman Dibangun Hingga 109 Persen
Untuk memperkuat ketahanan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah melakukan penumpukan stok (build-up stock) Pertalite hingga sekitar 109 persen dari kebutuhan harian normal. Langkah ini diambil sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu pelayanan kepada konsumen.
Fahrougi menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan produk sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar. Dengan cadangan yang melebihi kebutuhan harian, distribusi ke jaringan SPBU di Batam dioptimalkan secara bertahap.
Imbauan agar Tidak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan. Pasokan yang stabil diharapkan membuat warga tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan yang justru memicu antrean panjang.
"Masyarakat juga diimbau melakukan pembelian BBM melalui lembaga penyalur resmi Pertamina," kata Fahrougi. Hal ini untuk memastikan kualitas produk yang diterima serta menghindari praktik penimbunan atau penjualan ilegal yang merugikan konsumen.
Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan dan ketersediaan BBM di wilayah Batam, Pertamina menyediakan layanan pengaduan melalui Pertamina Customer Solution di nomor 135. Layanan ini dapat diakses untuk melaporkan kendala distribusi di lapangan maupun sekadar menanyakan lokasi SPBU terdekat yang memiliki stok.